Jasa Pembuatan Tangga Mustika Jaya
Cimuning, Mustikajaya, Mustikasari, Pedurenan
Membuat tangga rumah bukan cuma soal menghubungkan lantai bawah dan lantai atas, tapi juga tentang keamanan, kenyamanan, dan estetika.
Jenis-Jenis Model Tangga
Rumah LAS membuat berbagai model tangga dengan luas ruangan yang disesuaikan dengan kebutuhan :
| Model Tangga | Karakteristik | Cocok Untuk |
| Lurus (Single Flight) | Memanjang langsung ke atas tanpa kelokan. | Ruangan koridor atau memanjang. |
| Bentuk L | Berbelok 90 derajat di tengah atau ujung. | Sudut ruangan, hemat tempat. |
| Bentuk U | Berbelok 180 derajat (paling umum). | Rumah dengan space kotak/persegi. |
| Spiral / Melingkar | Berputar mengelilingi satu tiang poros. | Rumah super minimalis / area servis (jemuran). |
Pilihan Material Tangga
Material menentukan visual rumah sekaligus anggaran yang perlu Anda siapkan:
- Beton + Keramik/Granit
Paling kokoh, tahan lama, dan minim suara langkah kaki. Biaya perawatan hampir nol. - Kayu
Memberikan kesan hangat, alami, dan mewah. Biasanya menggunakan rangka besi atau beton lalu dilapisi parket kayu jati/merbau. - Besi / Baja
Cocok untuk gaya industrial atau modern minimalis. Proses pasangnya relatif lebih cepat. - Kaca Tempered
Biasanya digunakan untuk railing atau bahkan anak tangga pada desain rumah ultra-modern (memberikan kesan transparan dan luas).
Tips Cerdas Memanfaatkan Area Tangga
Jangan biarkan area tangga menjadi dead space (ruang mati). Anda bisa memanfaatkannya untuk:
- Lemari Bawah Tangga
Sangat efektif untuk storage, rak sepatu, atau lemari pajangan. - Mini Workplace / Ruang Kerja
Cukup tambahkan meja gantung dan kursi minimalis. - Toilet Tamu
Sering diaplikasikan pada rumah tipe cluster untuk menghemat ruang. - Pencahayaan (Lighting)
Pasang lampu LED strip di bawah setiap anak tangga. Selain estetik, ini sangat membantu keamanan saat malam hari.
Tangga untuk Bangunan Komersial
Tangga memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda-beda tergantung pada jenis bangunan tempat tangga tersebut dipasang. Kebutuhan tangga untuk rumah tinggal tentu akan sangat berbeda dengan tangga di mal atau pabrik, baik dari segi kekuatan, ukuran, maupun regulasi keamanannya.
Berikut adalah jenis-jenis tangga berdasarkan bangunan tempat pengaplikasiannya:
1. Bangunan Residensial (Hunian)
Tangga di area hunian lebih mengutamakan kenyamanan penghuni, estetika, dan efisiensi pemanfaatan ruang.
- Rumah Tinggal (Privat): Ukurannya cenderung lebih ramping (lebar 80–120 cm). Desainnya sangat variatif (bentuk L, U, atau spiral) dan sering memanfaatkan area bawah tangga sebagai ruang penyimpanan atau toilet.
- Apartemen / Kondominium (Area Publik): Menggunakan tangga beton yang lebar dan masif di area koridor bersama, serta wajib dilengkapi dengan sirkulasi udara yang baik.
- Rumah Kos-kosan: Biasanya menggunakan tangga yang ringkas namun kokoh (seperti rangka baja dengan anak tangga beton/kayu) untuk menghemat ruang namun tetap tahan terhadap lalu lintas penghuni yang cukup padat.
2. Bangunan Komersial & Publik
Tangga di area ini dirancang untuk menampung kapasitas orang yang banyak (high traffic) secara bersamaan, sehingga aspek keamanan dan kelegaan menjadi prioritas utama.
- Mal / Pusat Perbelanjaan: Selain eskalator, mal wajib memiliki tangga manual yang sangat lebar (minimal 150–200 cm) dengan material anti-selip (seperti granit kasar) dan estetik.
- Gedung Perkantoran & Hotel: Tangga utama biasanya dibuat megah di area lobi (grand staircase) menggunakan material premium seperti marmer atau kaca tempered untuk memberikan kesan mewah.
- Sekolah & Universitas: Tangga dibuat dengan sudut landai (tinggi anak tangga rendah sekitar 14–15 cm) agar aman bagi anak-anak/pelajar, serta memiliki bordes yang luas untuk menghindari penumpukan orang saat jam istirahat.
3. Bangunan Industri (Pabrik & Gudang)
Tangga di lingkungan industri murni mengutamakan fungsi, kekuatan mekanis, dan keselamatan kerja (K3), tanpa memedulikan estetika.
- Pabrik & Area Produksi: Umumnya menggunakan tangga besi/baja (catwalk) dengan anak tangga bermotif bordes (checkered plate) atau berlubang (grating) agar cairan atau oli tidak menggenang dan menyebabkan slip.
- Gudang (Warehouse): Sering menggunakan tangga vertikal (tangga monyet/monyet dengan pelindung sangkar) untuk mengakses area mezzanine tinggi atau tangki penyimpanan.
4. Tangga Khusus Tanggap Darurat (Semua Bangunan Tinggi)
Ini adalah jenis tangga yang wajib ada di setiap bangunan bertingkat publik, komersial, maupun apartemen berdasarkan regulasi pemadam kebakaran.
- Tangga Darurat / Kebakaran (Fire Escape Starks):
- Berada di dalam ruangan tertutup yang dilapisi dinding beton tahan api (minimal 2 jam).
- Dilengkapi dengan pressurized fan (pintu penahan asap) agar asap kebakaran tidak masuk ke area tangga.
- Pintunya selalu membuka ke arah jalur keluar (evakuasi) dan dilengkapi pembuka darurat (panic bar).
Apakah Anda sedang merencanakan tangga untuk rumah pribadi, bangunan komersial, atau ada kebutuhan khusus seperti tangga darurat ?
Hubungi kami, Konsultasi via WA :
Rumah Las Rizky Steel
Perumahan Wahana Pondok Gede
Blok P No.131 Pondok Gede – Bekasi
Jawa Barat – INDONESIA
Telp.WA 0813-2498-4245
